Thursday, September 24, 2015

Mayat-Mayat di Gunung Everest


Mayat-Mayat di Gunung Everest Gunung Everest. Sumber: En.wikipedia.org



Feed - Rentetan foto berikut bukan untuk Anda dengan nyali kecil. Apa yang akan terlihat di sini adalah manusia-manusia yang memiliki angan besar mencapai puncak tertinggi di dunia, Gunung Everest, namun berakhir dengan maut. Kesemuanya memiliki kisah pilu, kesemuanya bahkan tidak dikubur dengan layak dan diiringi isak tangis handai-taulan.
Mereka yang tewas di pelukan sang "Atap Dunia" ini didokumentasikan oleh admin bernama FuzzieSocks dari situs imgur.com. Kami peringkatkan sekali lagi, jangan melihatnya jika Anda tidak kuat mental.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
George Mallory, penyebab kematian: jatuh, trauma pada kepala
Mallory adalah salah satu pendaki pertama yang mencoba menaklukkan Gunung Everest. Pendakian dan kematiannya terjadi di tahun 1924 namun tubuhnya baru ditemukan dan diidentifikasi pada 1999. Namun apakah ia berhasil menuju puncak gunung tersebut masih menjadi misteri.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
Tidak diketahui
Ada beberapa mayat yang diketahui ada di bawah jurang. Eksposur udara membuat mereka terawetkan. Sayangnya banyak di antara mayat-mayat ini yang gagal diidentifikasi.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
Francys Astentiev, penyebab kematian: eksposur udara, pembengkakkan otak
Wanita ini mendaki bersama suaminya di tahun 1998, namun terpisah di perjalanan menuju puncak. Mereka mencoba menemukan satu sama lain tapi gagal. Francys sempat ditemukan dua pendaki lain ketika ia masih hidup. Ia bahkan sempat mengiba dan memohon agar jangan ditinggalkan begitu saja, tapi pendaki-pendaki tersebut tidak punya pilihan lain kecuali meninggalkannya.
Francys dan suaminya, Sergei, akhirnya meninggal di gunung itu. Sang suami ditemukan setahun kemudian dan diketahui tewas karena jatuh. Sementara dua pendaki yang bertemu Francys, merasa bersalah seumur hidupnya. Mereka berjanji akan kembali ke Everest untuk memberinya pemakaman yang layak.
Ya, mereka akhirnya kembali sembilan tahun pasca kematian Francys, tepatnya di tahun 2007. Jenazah Francys diselimuti dengan bendera AS dan dipindahkan agar tidak terlihat oleh pendaki lain.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
Hannelore Schmatz, penyebab kematian: eksposur udara, kelelahan
Schmatz adalah pendaki perempuan pertama yang tewas di Gunung Everest di tahun 1979. Diyakini bahwa dia tewas karena kelelahan dan paparan udara dingin. Dilihat dari posisi jenazahnya, ia tewas ketika tengah beristirahat, bersandar pada tas punggungnya. Naas, ia tidak pernah bangun dari tidur.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
Tsewang Paljor, penyebab kematian: paparan udara
Paljor tewas di tahun 1996 kala turun dari puncak gunung. Ia terjebak di badai salju dan akhirnya tewas karena hebatnya paparan udara dingin yang menerpa. Mayatnya hingga sekarang dianggap yang paling tenar karena masih berada di sekitar puncak.
Ia bahkan dikenal sebagai "Green Boots" (Si Sepatu Bot Hijau). Tubuh kakunya menjadi titik patokan bagi pendaki lain untuk mengukur seberapa jauh lagi mereka menuju ke puncak.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
Marko Lihteneker, penyebab kematian: eksposur udara, kelelahan
Pria ini tewas dalam perjalanan turun di tahun 2005. Ia terakhir kali terlihat tengah mengalami masalah dengan masker oksigennya.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
David Sharp, penyebab kematian: eksposur udara, kelelahan
Sharpd merupakan pendaki Inggris yang berhenti sesaat untuk rehat di dekat jenazah "Green Boots" di tahun 2006. Malangnya, ia membeku hingga tewas dan gagal meneruskan pendakian.
Kisah ini semakin tragis karena sebelum ia tewas, ada 30 pendaki yang melewatinya. Bahkan ada beberapa yang sempat berbincang dengannya. Tapi di kondisi Gunung Everest yang brutal, Anda tidak bisa melakukan banyak hal untuk menolong orang lain. Usaha macam ini malah akan membahayakan nyawa diri sendiri dan mereka yang coba Anda tolong.
Mayat-Mayat di Gunung Everest
Shriya Shah–Klorfine, penyebab kematian: kelelahan
Shah–Klorfine sebenarnya sukses menuju ke puncak di tahun 2012. Ia bahkan menghabiskan waktu 25 menit untuk merayakannya. Tapi nasib naas menanti ketika ia turun. Oksigen yang dibawanya tidak cukup sehingga ia mati kelelahan. Jenazahnya masih ada hingga sekarang, hanya 300 meter dari puncak dan terbungkus bendera Kanada.


Sumber FB

Wednesday, September 23, 2015

Unite for sake of Islam and future of Muslims, says Najib


najib2_L
Source: Bernama Source:
Bernama
Prime Minister Datuk Seri Najib Razak says the Islamic world views Malaysia as unique and the best development model for an Islamic state. - TRP file pic
Adjust Font Size:

KUALA LUMPUR, Sept 23, 2015:

Prime Minister Datuk Seri Najib Razak says it is time for Muslims in the country to unite and work together regardless of political affiliation, for the sake of Islam and the future of its followers.
He said they should together uphold the peace and the Constitution, which were being challenged by certain parties.
Partisanship, he said, would only weaken the unity of Muslims and would undermine their strength and dignity.
“We must also be moderate in all matters and not exceed limits as outlined in Islam,” he said in his message in conjunction with the Aidiladha celebration here today.
The message was posted on his blog NajibRazak.Com as well as his Facebook and Twitter pages.
In the spirit of the theme “Sehati Sejiwa” (Of One Heart, One Soul) for  National Day and Malaysia Day this year, the Prime Minister said Muslims must be willing to sacrifice, come together, and express solidarity specially in matters of faith, Syariah and morals.
“Never work with those who want to use us as a bridge to achieve their wishes and goals, and in the process, disrupt the country.”
Najib said the Islamic world viewed Malaysia as unique and the best development model for an Islamic state and therefore, Muslims here should unite and preserve the unity of the various races in the country to ensure stability.
“Islam teaches us peace, unity and equality. Therefore, Muslims should respect other religions to create a harmonious society and country.”
In his message, the Prime Minister also offered his condolences to the families of Malaysian Haj pilgrims killed in the crane-collapse tragedy at the Grand Mosque in Mecca.
“May all the family members be given the strength and patience to overcome the test of fate. May Allah bestow them with the best reward.”
Najib urged Muslims in the country to appreciate the august occasion of Aidiladha, which would be celebrated by Muslims in Malaysia tomorrow (Sept 24) and derive inspiration from it.
“Let us strive to realise the meaning of sacrifice in each of our daily actions, obeying the calls of Allah and His Messenger to fulfil the demands of faith and piety (of our religion) which we have acknowledged.

source therakyatpost.com

Opposition parties weaker without PAS, say political pundits


pas_logo_L (1)
By:
A Azim Idris
Without the inclusion of PAS in Pakatan Harapan, Professor Dr Azizuddin Mohd Sani says PKR has made a move reminiscent of the defunct Semangat 46.

KUALA LUMPUR, Sept 23, 2015:
The newly-announced Opposition coalition Pakatan Harapan (PH) faces an uphill task in the next general election if PAS continues to exclude itself from the fold, political analysts said.
Professor Dr Azizuddin Mohd Sani, of Universiti Utara Malaysia (UUM), said this was because the Islamist party, the largest outside of the Barisan Nasional (BN) coalition, enjoyed strong support in the rural areas, which made up a large portion of constituencies.
Without the inclusion of PAS in PH, Azizuddin said PKR had made a move that was reminiscent of the defunct Semangat 46, where it had formed two coalitions during the general election in 1990.
Semangat 46’s two coalitions were Gagasan Rakyat (with DAP and Parti Rakyat Malaysia) and Angkatan Perpaduan Ummah or APU (with Muslim parties PAS, Berjasa, Hamim and Kimma).
“At present, PKR still maintains ties with PAS despite the formation of the new coalition.
“In context, this is similar to what Semangat 46 did back in 1990, but they performed poorly in the general election then,” he said when contacted yesterday.
He added Semangat 46 had “led” thse two coalitions because DAP then did not agree with PAS over Islamic statehood issues and the implementation of hudud — which was similar to what had transpired recently.
“If PAS is not around this time, they (the Opposition) would most likely lose support in the rural areas.”
Azizuddin added that the performance of the Opposition parties would worsen if they engaged in three-cornered fights in constituencies in the next general election as this would split votes among supporters.
“This would work to BN’s advantage, but Barisan must be also able to perform by resolving internal party issues, primarily within MIC and Umno.
“Even MCA needs to address the lack of support from the Chinese community by then.”
Associate Professor Datuk Dr Samsu Adabi Mamat, of Universiti Kebangsaan Malaysia, said the Opposition parties had lost an “asset” as PAS possessed a strong party machinery.
Samsu said PAS’ strengths were in its campaign and poster strategies, which were outstanding compared with other Opposition parties.
“This would slow down the Opposition’s effort to wrest Putrajaya because PAS has its own strengths and this will lead to a great decline in support for the new Opposition coalition.”
He said the momentum of PAS’ exclusion would be felt in four states — Kelantan, Terengganu, Kedah and Pahang — as these were dominated by Malay voters.
On PKR’s sustained relationship with PAS, Samsu said it was a “tactical” move on PKR’s part as PKR risked losing the mandate as Selangor state government.
“Without PAS in Selangor, they (PKR) are in a precarious situation. Who else would PKR form a state government with if not with PAS?”
Samsu added it was most likely that PAS would form a loose coalition to wrest other states.

Source therakyatpost.com

KHUTBAH AIDIL ADHA: ISLAM MENUNTUT PENGORBANAN

Sidang Hadirin yang berbahagia sekalian
Segala puji bagi Allah S.W.T, kita dapat bertemu sekali lagi dengan eid al-Adha yang merupakan salah satu dari dua hari raya yang Allah anugerahkan kepada umat Islam. Ia merupakan ibadat yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang diteruskan pada syariat Nabi Muhamad SAW. Hari ini disambut meriah oleh orang Islam kerana ia merupakan hari kejayaan umat Islam yang telah mengumpulkan jutaan umat Islam di Makkah al-Mukarramah dalam satu tempat dengan pakaian yang satu dan laungan yang satu:
Bermaksud:
“Aku menyahut panggilanMu ya Allah aku menyahut panggilanMu. Aku menyahut panggilanMu tiada sekutu bagiMu aku menyahut panggilanMu. Sesungguhnya segala pujian dan nikmat adalah milikMu begitu juga kerajaan, tiada sekutu bagiMu.”
Ia merupakan suatu muktamar tahunan yang agung yang pernah berlaku dalam sejarah manusia yang terhasil daripada rasa tanggungjawab memenuhi tuntutan rukun Islam yang kelima. Hikmah pensyariatan nya ialah untuk memugar semangat kekitaan kepada semua orang Islam agar dapat bersatu atas asas syariat Islam daripada pelbagai jenis bangsa dan kedudukan geografi. Umat Islam sangat ghairah untuk menghadiri muktamar ini dan sekiranya tidak ditetapkan kouta, maka jumlah umat Islam yang menyertainya akan lebih ramai lagi. Ini semua adalah menyahut seruan Allah di dalam firmanNya:
 Maksudnya: 
"Dan serukanlah umat manusia untuk mengerjakan ibadat Haji, nescaya mereka akan datang ke (rumah Tuhan) mu dengan berjalan kaki, dan dengan menunggang berjenis-jenis unta yang kurus yang datangnya dari berbagai jalan (dan ceruk rantau) yang jauh” Surah al-Hajj: 27.
Biarpun umat Islam saban tahun dapat berhimpun di Mekah dalam jumlah yang ramai, namun apa yang perlu dimuhasabahkan ialah matlamat daripada himpunan itu.
Muhasabah yang pertama: Berjayakah seluruh Umat Islam bersatu hati untuk memelihara syariat Allah? Mereka sanggup mengeluarkan wang puluhan ribu untuk pergi ke sana melaksanakan salah satu tuntutan rukun Islam, namun sekembalinya dari melakukan ibadat haji, adakah kita bersatu hati untuk melaksanakan syariatNya.
Tuntutan Islam bukan sekadar melaksanakan rukun Islam sahaja kerana ia bagaikan rangka asas rumah sahaja. Sebuah rumah tidak sempurna hanya dengan rangka asas sahaja, tetapi yang penting bagi sebuah rumah ialah untuk kita membina kehidupan di dalamnya. Islam menetapkan cara untuk mencapai kebahagiaan di dalam kehidupan iaitu dengan cara mengikut segala syariat Allah. Ini jugalah tuntutan yang penting untuk dipenuhi oleh orang Islam kerana melaksanakan rukun Islam yang kelima bukanlah segala-galanya kerana ia telah menyempurnakan rukun, belum lagi kesempurnaan kehidupan sebagai seorang Islam. Bagi mereka yang telah melaksanakan ibadat haji, mahupun yang belum lagi melaksanakan ibadat ini, perlu sama-sama berusaha untuk memastikan kehidupan di dalam rumah Islam ini dilaksanakan dengan mengikut syariat Allah.
Muhasabah yang kedua: Berjayakah Umat Islam membentuk kesatuan dan melahirkan kegerunan kepada musuh Islam hasil daripada himpunan ini?
Sepatutnya himpunan tahun umat Islam ini melahirkan suatu deklarasi bersama yang menjadi misi penting umat Islam pada tahun itu. Ia patut menjadi panduan kepada Umat Islam dan para pemimpin negara Islam agar tidak leka dengan tuntutan dunia, pangkat dan kekayaan, tetapi terus berusaha berganding bahu mencapai misi penting Islam. Kegagalan umat Islam melahirkan kegerunan kepada musuh adalah hasil daripada dua sifat buruk umat Islam dan para pemimpinnya iaitu “kasihkan dunia dan benci kepada kematian”. Sifat ini yang berakar umbi dalam hati umat Islam pada para pemimpinnya akhirnya menyebabkan umat bagaikan buih dilautan sahaja. Ketiadaannya tidak dirasai dan kewujudannya tidak memberi bekas. Justeru, sekembalinya mereka daripada melakukan ibadat haji nanti, janganlah kita bertanya tentang barang dan buah tangan sahaja, apa yang penting untuk kita tanyakan ialah tentang misi umat Islam di sana dan memperingatkan diri kita dan mereka untuk menjauhi sifat “kasihkan dunia dan benci kepada kematian” agar kita menjadi umat Islam yang kuat dan dihormati.

Sidang Hadirin yang berbahagia sekalian
Hari eid al-Adha ini mengajar kita mengagungkan Allah s.w.t dengan menyembelih haiwan ternakan atas nama Allah. Ia bertujuan untuk menjadi patuh dan akur kepada tuntutan Allah di dalam kehidupan. Kalau tidak, tiada sebab bagi kita untuk menyembelih binatang secara besar-besaran pada hari ini. Kalau tidak dilihat dari kaca mata sebagai seorang hamba Allah, ia bagaikan suatu kerja bodoh sahaja. Tetapi demi melaksanakan tuntutan Allah dan melaksanakan kewajipan sebagai seorang hamba, kita adalah bukti pengabdian yang tulen kepada Allah.
Ibabdat sembelihan atas nama Allah ini menjadi isyarat kepada orang-orang yang beriman bahawa seluruh ibadah dan kehidupan seorang muslim mukmin wajiblah di atas nama Allah dan kerana Allah. Ia melambangkan penyerahan mutlak kepada pencipta seluruh alam, dan ia mengingatkan agar tidak menjadikan sesuatu selain daripada Allah sebagai maksud atau objektif kehidupan. Firman Allah s.w.t dalam surah al-An’am ayat 162 & 163:

Yang bermaksud:
“Katakanlah: "Sesungguhnya sembahyangku dan ibadatku, hidupku dan matiku, hanyalah untuk Allah Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam. Tiada sekutu bagiNya, dan dengan yang demikian sahaja aku diperintahkan, dan aku (di antara seluruh umatku) adalah orang Islam yang awal pertama - (yang berserah diri kepada Allah dan mematuhi perintahNya).”
Eid al-Adha mengajar kita erti pengorbanan seorang hamba dalam mentaati perintah Allah S.W.T. Sejarah Nabi Ibrahim a.s mengajar umat Islam bahkan manusia seluruhnya erti pengorbanan dalam mentaati perintah Tuhannya. Firman Allah S.W.T dalam surah al-Saffat ayat 102 & 103:

Yang bermaksud:
“Maka ketika anaknya itu sampai ke peringkat umur remaja, Nabi Ibrahim berkata: "Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?". Anaknya menjawab: "Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar". Setelah keduanya berserah bulat-bulat (menjunjung perintah Allah itu), dan Nabi Ibrahim merebahkan anaknya dengan meletakkan iringan mukanya di atas tompok tanah”.
Lihatlah kepada ketaatan seorang bapa bernama Ibrahim a.s dalam mentaati perintah Tuhannya, walaupun pada perintah yang memerlukan baginda menjadikan nyawa anaknya sebagai pengorbanan. Dan lihatlah juga kepada kesabaran seorang anak dalam melaksanakan tuntutan tuhannya walau nyawanya menjadi taruhan. Dan lihatlah kepada penyerahan mutlak dan keredaan kedua-duanya kepada tuhan mereka tanpa sebarang keraguan dan pengingkaran.
Dalam ayat-ayat ini Allah s.w.t memperakui betapa sosok bernama Ibrahim a.s ini adalah satu insan yang benar-benar melakukan kebaikan apabila istiqamah mentaati perintah Tuhannya. Ternyata perintah mengorbankan anaknya, yang dianugerahkan kepadanya oleh Allah s.w.t ketika Baginda sudah berusia, disifatkan oleh Allah s.w.t sebagai satu ujian besar. Ujian hebat yang berjaya dilepasi oleh Ibrahim serta Ismail a.s. Maka, amat wajarlah nama insan berjiwa agung ini dikekalkan oleh Allah s.w.t sebagai pengajaran bagi kemanusiaan selepasnya.

Sidang hadirin yang dikasihi Allah s.w.t,
Sedang kita menyaksikan pengorbanan yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim dan anaknya, marilah kita sama-sama menginsafi sejauh manakah pengorbanan kita kepada agama kita. Kita kata kita sayang Islam, tetapi tindakan kita tidak gambarkan kita sayang Islam. Kita lebih sayangkan rumah kita, kenderaan kita, pangkat kita dan diri kita dari menyayangi Islam. Sedangkan kesejahteraan kita di dunia dan di akhirat dengan Islam. Sifat sayang itu akan menyebabkan sanggup bersusah payah untuk Islam dan berusaha untuk menjadi seorang Islam yang baik dan sempurna. Malahan, sayangnya kita pada Islam akan menyebabkan kita ingin menyampaikan Islam pada orang lain dan berusaha untuk melaksanakan segala tuntutannya.
Sebaliknya, kita ada berjumpa dengan orang yang tidak kisah tentang agama dan tidak merasa penting tentang agama. Sama ada Islam itu diamalkan atau tidak, itu tidak menjadi masalah baginya. Yang penting, kuasanya tidak terjejas, kedudukannya tidak diancam, duitnya semakin bertambah, perniagaannya semakin untung dan pengaruhnya semakin luas. Kepentingan Islam diabaikan, masjid dan surau dipandang sepi, kelas agama dipinggirkan, hukum Islam dipermainkan, beginikah sikap kita terhadap Islam?
Islam menuntut sebuah pengorbanan yang tulus mulus daripada kita kerana pengorbanan ini akan menjadikan Islam terus utuh dan kuat di atas muka bumi. Lihatlah bagaimana pengorbanan yang dilakukan oleh generasi terdahulu yang sanggup membina pondok dan madrasah pengajian tanpa bantuan dari pihak berkuasa semata-mata untuk memberikan didikan agama kepada anak-anak mereka. Mereka juga mengusahakan sendiri dana untuk membina surau dan masjid bagi membina tempat ibadat kepada orang Islam. Mereka juga membiayai guru agama untuk melihat ajaran Islam diamalkan dan mereka menginfaqkan harta mereka untuk melihat dakwah dan ajaran Islam sampai ke seluruh pelusuk dunia.
Generasi Al-Quran, generasi para sahabat r.a.h telah menunjukkan contoh yang begitu menakjubkan dalam melakukan pengorbanan demi agama tercinta ini. Rasulullah s.a.w telah menjadi seorang mahaguru yang luar biasa sepanjang zaman apabila telah melahirkan satu generasi yang begitu hebat yang tidak mungkin ada dua sepertinya.
Suhaib al-Rumi yang merupakan seorang sahabat yang kaya, namun setelah berhijrah, beliau menjadi seorang yang miskin. Beliau telah ditahan oleh orang Quraish daripada berhijrah, namun, beliau berkata “kalaulah kamu menghalangku dari berhijrah kerana harta ku, maka ambillah semua harta itu”. Lihatlah kepada Suhaib al-Rumi yang telah melakukan pengorbanan yang semestinya menjadi teladan umat Islam pada hari ini. Maka turunlah ayat al-Quran memuji beliau:
“Dan di antara manusia ada yang mengorbankan dirinya kerana mencari keredaan Allah semata-mata; dan Allah pula Amat belas-kasihan akan hamba-hambanya”. Al-Baqarah: 207.
Kisah Suhaib al-Rumi ini menjadi bukti yang jelas kepada sifat mukmin sejati. Keutamaan bagi seorang mukmin adalah iman dan agamanya. Harta dunia yang dimiliki sepatutnya tidak menjadi penyebab seorang mukmin terhalang daripada mentaati agamanya. Harta dunia juga sepatutnya tidak menjadi tembok yang menghalang seorang mukmin dari melakukan pengorbanan untuk agamanya.
Ketika orang lain mengorbankan hartanya untuk agama, kita pula tidak sanggup solat Jemaah di masjid hanya kerana jarak antara masjid dan rumah kita hanya satu kilometer. Sedangkan pasar malam yang jauh, sanggup pula kita pergi. Kita juga tidak sanggup melapangkan masa untuk duduk mendengar kuliah maghrib hanya selama 30-45 minit sahaja, tetapi kita boleh duduk di kedai kopi atau menonton TV atau melayari internet lebih dari satu jam. Kita pula amat berat untuk memberikan sumbangan RM10 untuk tujuan agama, tetapi ringan tangan untuk berbelanja RM50 untuk shopping barangan yang kita tidak perlu pun. Kalau begini sikap kita, Islam yang akan terkorban, dan darah umat Islam akan lebih ramai yang terkorban.

Sidang hadirin yang dikasihi Allah s.w.t,
Pada hari ini, alangkah perlunya kita kepada pengorbanan agung, ketaatan mutlak kepada perintah Allah rabbul Izzah, dan kesabaran jitu dalam menanggung tuntutan agama Allah ini. Khususnya dalam situasi hari ini yang menyaksikan kedudukan umat Islam seluruh dunia menghadapi tribulasi berterusan yang tidak kunjung henti.
Nun di bumi Palestin, sejak puluhan tahun kita menyaksikan bumi Isra’ dan Mikraj ini, bumi Masjid al-Aqsa, menghadapi kerakusan rejim yahudi yang tidak henti-henti. Mereka merampas tanahnya dan menzalimi anak watannya. Umat Islam bersama Negara-negaranya seolah-olah buntu dan longlai dalam membantu saudara seakidah yang berada di bumi suci ini.
Sejak beberapa tahun kebelakangan ini, bumi para alim ulama sunni, Syiria yang diberkati, dipenuhi dengan krisis dan pertempuran bersenjata. Rejim pemerintah yang membantai rakyatnya sendiri khususnya dikalangan ahl sunnah wal jamaah menyaksikan puluhan ribu nyawa umat islam menjadi mangsa kezaliman jiwa-jiwa rakus ini.

Bumi Malaysia pula mempunyai banyak hasil mahsul, tetapi mereka yang memegang kuasa telah mengkhianati amanah dan menyalahgunakan kuasa untuk kepentingan diri sendiri. Tamak haloba telah menyebabkan rasuah sehingga ia telah menjadi amalan biasa dan mereka yang melakukannya tidak rasa bersalah. Ini menyebabkan kekayaan Negara tidak diagihkan secara adil.
Kita telah merdeka lebih dari 50 tahun, namun masih banyak lagi hukum Islam yang belum lagi dapat dilaksanakan. Kita telah menubuhkan bank Islam dan mengamalkan system perbankan Islam, tetapi transaksi masih lagi menggunakan bank konvensional. Kita membina masjid yang terindah, tetapi program pengimarahan masjid di pandang sepi sahaja.
Sidang hadirin yang dikasihi Allah,
Islam sebagai al-Din, memerlukan umatnya memberikan mujahadah dalam bentuk pengorbanan tenaga dan harta untuk memastikan agama yang agung ini menunjangi kehidupan masyarakat. Allah s.w.t telah lama menuntut perjanjian daripada umat Islam agar bangkit berkorban untuk Din yang diturunkannya. Firman Allah s.w.t:
(Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang yang beriman akan jiwa mereka dan harta benda mereka dengan (balasan) bahawa mereka akan beroleh Syurga, (disebabkan) mereka berjuang pada jalan Allah maka (di antara) mereka ada yang membunuh dan terbunuh. (Balasan Syurga yang demikian ialah) sebagai janji yang benar yang ditetapkan oleh Allah di dalam (Kitab-kitab) Taurat dan Injil serta Al-Quran; dan siapakah lagi yang lebih menyempurnakan janjinya daripada Allah? Oleh itu, bergembiralah dengan jualan yang kamu jalankan jual-belinya itu, dan (ketahuilah bahawa) jual-beli (yang seperti itu) ialah kemenangan yang besar). Surah al-Taubah ayat: 111.
Ibn Kathir dalam tafsirnya menyatakan bahawa dalam ayat ini Allah s.w.t akan menggantikan buat hamba-hambanya yang beriman dengan syurga jika mereka mengorbankan diri dan harta mereka demi Allah, dan ini merupakan satu kelebihan, kemuliaan dan Ihsan daripada Allah s.w.t.
Ayuhlah kita kembali kepada agama yang benar ini dengan mengamalkannya secara menyeluruh. Buat akhirnya mimbar ingin menitipkan beberapa pengajaran yang perlu dicermati oleh umat Islam berkaitan hari Agung ini, antaranya:
Umat Islam perlu mendekati institusi masjid dan surau untuk menambah ilmu dan amal. Tempat ini adalah tempat yang mulia dan sekiranya kita ingin menjadi orang yang mulia, kita hendaklah melazimi tempat yang mulia.
Kita hendaklah sabar dan ikhlas dalam menjalankan perintah agama kerana mehnah dan tribulasi adalah perkara biasa diterima oleh orang yang baik. Rasulullah adalah orang sangat baik, tetapi baginda dimusuhi dan ingin dibunuh oleh orang kafir.
Kita hendaklah menjadi orang Islam yang baik, malahan memastikan orang lain turut menjadi orang Islam yang baik. Inilah tanda cinta dan sayang kita kepada Islam. Orang yang sayang, ialah orang sangguh berkorban demi kekasihnya.

“Sesungguhnya agama Islam inilah agama kamu, agama yang satu asas pokoknya, dan Akulah Tuhan kamu; maka sembahlah kamu akan Daku, (Kebanyakan manusia masih berselisihan) dan berpecah-belah dalam urusan agama mereka; (ingatlah) mereka semuanya akan kembali kepada kami (untuk menerima balasan). Dengan yang demikian, sesiapa yang mengerjakan sesuatu amal kebaikan, sedang ia beriman, maka tidaklah disia-siakan amal usahanya; dan sesungguhnya Kami tetap menulisnya”.
Dikeluarkan oleh
Dewan Ulama PAS Negeri Selangor

Sumber www.pas.org.my

KETURUNAN 25 NABI/RASUL

 
Senarai 25 RASUL pilihan

1-Nabi Adam Alaihissalaam.
Asal keturunan semua manusia. Isterinya bernama Hawa yang dicipta daripada tulang rusuk baginda. Mulanya tinggal di Syurga, kemudian Allah swt turunkan mereka ke Dunia.

2 2. Nabi Idris Alaihissalaam.
Penduduk Babil Iraq, terima 30 suhuf untuk umatnya keturunan Qabil. Orang pertama pandai menulis, membaca, ilmu falak dan jahit menjahit.

3 3. Nabi Nuh Alaihissalaam.
Allah utus baginda ke negeri Arminia. Allah swt telah menurunkan bala dengan banjir besar kepada kaumnya yang ingkar. Baginda digelar’ Najiyullah.

4 4. Nabi Hud Alaihissalaam.
Berketurunan Sam bin Nuh. Diutuskan kepada kaum ‘Ad di utara Hadhra Maut, Yaman. Allah swt membinasakan kaumnya yang ingkar dengan angin kencang yang sangat sejuk 8 hari 7 malam.

5. Nabi Soleh Alaihissalaam.
Berketurunan Sam bin Nuh daripada generasi ke 6. Diutuskan kepada kaum Thamut, di antara Hijaz dan Syam. Allah memusnahkan kaumnya yang ingkar dengan pekikan suara yang kuat dari langit
.
6 6. Nabi Ibrahim Alaihissalaam.
Juga berketurunan Sam bin Nuh. Dilahirkan di Musol, Iraq ketika pemerintahan raja Namrud. Di gelar dengan ‘Khalilullah’. Seorang yang bijak dan berfikir.

7 7. Nabi Luth Alaihissalaam
Anak saudara Nabi Ibrahim Alaihissalaam. Diutuskan kepada penduduk negeri Sadum (Laut Mati, Jordan). Allah swt menurunkan bala kepada penduduk yang derhaka dengan menurunkan hujan batu yang membinasakan mereka.

8 8. Nabi Ismail Alaihissalaam.
Putera nabi Ibrahim Alaihissalaam dengan Hajar. Baginda dan ibunya orang pertama yang mendiami Mekah. Baginda membantu bapanya membina ka’bah. Digelar sebagai ‘Zabhihullah’.

9 9. Nabi Ishak Alaihissalaam.
Putera Nabi Ibrahim Alaihissalaam dengan Sarah. Daripadanya lahir berketurunan Bani Israel. Dimakamkan di Hibrun, Palestin.

1 10 Nabi Ya’kub Alaihissalaam.
Putera Nabi Ishak Alaihissalaam. Juga dikenali dengan nama Israil (hamba Allah). Diutuskan kepada penduduk negeri Kan’an. Dikurniakan 12 orang anak lelaki, antaranya ialah Nabi Yusuf Alaihissalaam. Dimakamkan di Hibrun bersebelah bapanya.

1 11 Nabi Yusuf Alaihissalaam.
Putera Nabi Ya’kub Alaihissalaam yang paling disayangi. Seorang yang sabar, tabah, pemaaf, penyayang, dan sangat menghormati orang tuanya. Keistimewaannya ialah sangat kacak, pandai mentadbir mimpi dan bijaksana.

1 12 Nabi Ayub Alaihissalaam.
Keturunan nabi Ishak Alaihissalaam. Di kurniakan harta yang banyak dan anak yang ramai. Seorang yang bertaqwa dan suka membantu. Diuji dengan kemusnahan harta, kematian anak dan mengidap penyakit yang berat bertahun-tahun. Baginda sabar dan mempunyai iman yang teguh
.
1 13 Nabi Zulkifli Alaihissalaam
Putera Nabi Ayub Alaihissalaam. Seorang nabi dan raja kepada penduduk di Dmsyik dan sekitarnya. Asal nama baginda ialah Bashar, dan maksud Zulkifli ialah bersanggupan kerana baginda banyak berpuasa di siang hari dan beribadat pada waktu malam.

1 14. Nabi Syuib Alaihissalaam
Berketurunan Nabi Luth Alaihissalaam. Diutuskan ke negeri Madyan, Jordan. Kaumnya mengamalkan sikap mengurangkan timbangan dan sukatan dalam jual beli. Allah binasakan mereka dengan gempa bumi dan petir yang sangat dasyat.

1 15. Nabi Musa Alaihissalaam
Keturunan Nabi Ya’kub Alaihissalaam. Putera Imran, saudara Nabi Harun. Dipelihara oleh Asiah isteri Firaun. Firaun menentang dakwah Nabi Musa akibatnya mati lemas tenggelam dalam Laut Merah.

1 16. Nabi Harun Alaihissalaam
Saudara Nabi Musa Alaihissalaam. Seorang yang fasih berbicara merupakan teman dakwah Nabi Musa.

1 17. Nabi Daud Alaihissalaam
Berketurunan Nabi Ishak. Baginda memiliki suara yang merdu, dan boleh melembutkan besi dengan tangan. Seorang yang kuat beribadat, raja yang adil dan bijaksana. Telah membina kota BaitulMaqdis bersama-sam puteranya Nabi Sulaiman

1 18. Nabi Sulaiman Alaihissalaam
Putera Nabi Daud. Seorang rasul dan raja yang bijaksana. Keistimewaan baginda ialah boleh memahami bahasa binatang, boleh memerintah angin dan jin. Berjaya mengislamkan ratu Balqis, kemudian berkahwin dengannya.

1 19. Nabi Ilyas Alaihissalaam
Keturunan Nabi Harun. Diutuskan kepada Bani Israel yang ketika itu menyembah berhala, Ba’l. Baginda berdakwah kepada mereka, tetapi gagal. Allah menurunkan bala dengan kemarau selama 3 tahun.

2 20. Nabi Ilyasa’ Alaihissalaam
Anak angkat Nabi Ilyas. Diutuskan kepada Bani Israel. Baginda berjaya didalam dakwahnya. Tetapi setelah baginda meninggal, Bani Israel kembali kufur. Allah menurunkan bala dengan melenyapkan segala kesenangan yang dinikmati.

2 21. Nabi Yunus Alaihissalaam
Diutuskan kepada kaum yang menyembah berhala di Ninawa, Iraq. Apabila mereka enggan menerima dakwahnya, baginda meninggalkan mereka dan menumpang sebuah kapal. Kapal tersebut mengalami masalah, dan baginda terpilih untuk dibuang ke dalam laut bagi mengatasi masalah kapal tersebut daripada karam. Baginda di telan ikan nun (paus).

2 22. Nabi Zakaria Alaihissalaam
Keturunan Nabi Sulaiman. Diutuskan kepada Bani Israel, Palestin. Baginda sentiasa berdoa supaya dikurniakan zuriat. Pada usianya 100 tahun dan isterinya mandul, baginda dikurniakan anak yang dinamakan Yahya (hidup). Baginda juga telah membesar Maryam, ibu Nabi Isa.

2 23. Nabi Yahya Alaihissalaam
Putera Nabi Zakaria. Dikurniakan kepada baginda ilmu yang luas sejak kecil. Seorang yang bertaqwa, berbudi bahasa, rajin, dan tidak sombong. Mati syahid dibunuh oleh raja yang kejam demi mempertahankan hukum Allah.

2 24. Nabi Isa Alaihissalaam
Putera Maryam bt. Imran. Jibril telah meniupkan ruh suci ke dalam rahim ibunya. Baginda boleh bercakap ketika masih bayi. Diutuskan kepada Bani Israel, dan diberikan kitab Injil. Bani Israel yang ingkar dengan dakwahnya cuba untuk membunuh baginda, namun Allah mengangkatnya ke langit dan akan turun ke bumi untuk menegakkan kebenaran.


25. Nabi Muhammad S.A.W.
Berketurunan Bani Ismail. Dilahirkan di kota Mekah. Di gelar ‘al-Amin’. Dilantik sebagai rasul ketika berusia 40 tahun. Merupakan nabi dan rasul yang terakhir. Baginda menerima ujian yang dasyat daripada kaum Musyrikin Mekah. Baginda wafat di kota Madinah.

Lima Nabi / Rasul yang mendapat gelaran Ulul Azmi disebabkan oleh tentangan dan ujian yang diterima lebih hebat berbanding nabi-nabi lain dalam menyampaikan agama Allah ialah:
1. Nuh Alaihissalaam
2. Ibrahim Alaihissalaam
3. Musa Alaihissalaam
4. Isa Alaihissalaam
5. Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam

Sumber EB


Jangan Tinggalkan Puasa Arafah!!!! Sebab banyak kebaikannya~
get ready jangan lupa sahur ye sahabat2 smile emoticon
Bagi orang yang tidak menunaikan haji dianjurkan untuk menunaikan puasa Arafah iaitu pada tanggal 9 Zulhijjah. Hal ini berdasarkan hadis Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”
[HR. Muslim no. 1162, dari Abu Qotadah]

"Dan puasa pada hari Arafah –aku mengharap dari Allah- menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu dan satu tahun yang akan datang. Dan puasa pada hari ‘Asyura’ (tanggal 10 Muharram) –aku mengharap dari Allah menghapuskan (dosa) satu tahun yang telah lalu”.
[Sahih riwayat Imam Muslim, Abu Dawud , Ahmad , Baihaqi, dan lain-lain]
Rasulullah SAW bersabda: ''Tidak ada hari yang dimana Allah memerdekakan banyak hamba-hambaNya dari neraka daripada hari Arafah. Allah sesungguhnya mendekati mereka dan membangganggakan mereka kepada para Malaikat seraya berkata: Apa saja yang mereka inginkan? (akan Aku kabulkan)''
[HR Tirmidzi].
Wallahualam

Sumber FB

Monday, September 21, 2015

PANDUAN IBADAH KORBAN


Maksud ibadah korban
1. Ibadah korban bermaksud; menyembelih binatang ternakan pada hari raya korban (10 dzulhijjah) dan hari-hari tasyriq (11, 12 & 13 dzulhijjah) dengan niat mendekatkan diri kepada Allah.
2. Masa ibadah korban bermula apabila terbit matahari pada hari raya korban (10 zulhijjah) dan meninggi sedikit. Namun paling baik dilewatkan sedikit hingga matahari naik segalah dan selepas selesai solat hari raya.
Hukum ibadah korban
1. Hukum ibadah korban ialah sunat muakkad.
Makruh meninggalkannya bagi yang mampu.
Ibadah sunat ini menjadi wajib jika dinazarkan.
2. Bagi sebuah keluarga, ibadah korban adalah sunat kifayah, iaitu digalakkan seorang ahli keluarga melakukan ibadah korban bagi pihak ahli keluarga yang lain.
Abu ‘Ayyub RA menceritakan; “Pada zaman Nabi SAW seorang lelaki menyembelih korban bagi pihak dirinya dan juga ahli keluarganya” (Muwatta’ Imam Malik; 1770).
3. Tidak sah melakukan korban bg orang telah mati melainkan dia telah berwasiat, namun jika seseorang yg berkorban kemudian meniatkan pahala korban untuknya. seperti baca Quran dah hadiahkan pahalanya kpd simati.
Fadhilah ibadah korban
1. Sabda Nabi SAW; “Tidak ada amalan yang paling disukai Allah pada hari raya korban melebihi dari menyembelih korban. Binatang korban akan datang pada hari kiamat dengan tanduknya, kuku-kukunya dan bulu-bulunya” (Sunan at-Tirmizi; 1496, hasan).
2. Sabda Nabi SAW; “Bagi setiap helai bulu binatang korban satu kebajikan” (Sunan Ibnu Majah; 3127, dhaif).
Syarat-syarat binatang korban
1. Binatang ternakan yang sah dibuat korban ialah; biri-biri (berumur genap 1 tahun), kambing (genap 2 tahun), lembu (genap 2 tahun), kerbau (genap 2 tahun) dan unta (genap 5 tahun).
2. Seekor biri-biri dan kambing hanya untuk seorang. Adapun lembu, kerbau dan unta harus dikongsi tujuh orang.
2. Disyaratkan binatang tidak cacat dengan nyata. Menurut hadis; tidak sah korban dengan binatang yang buta sebelah matanya, yang tempang, yang nyata sakitnya dan yang terlalu kurus (Musnad Ahmad; 18510, isnadnya soheh).
3. Sunat memilih binatang korban yang paling elok. Lagi elok, lagi sempurnalah pahalanya.
Perkara yang disunatkan ke atas orang yang melakukan korban
1. Tidak membuang apa-apa rambut/bulu dan kuku dari badannya sehinggalah selesai korbannya di sembelih (Soheh Muslim; 1977).
2. Menyembelih sendiri korbannya jika mampu. Jika tidak mampu, sunat melihat binatang korbannya disembelih.
3. Ketika sembelihan dilakukan sunat ia mengucapkan seperti berikut;
· Ø¥ِÙ†َّ صَÙ„َاتِÙŠ ÙˆَÙ†ُسُÙƒِÙŠ ÙˆَÙ…َØ­ْÙŠَاي ÙˆَÙ…َÙ…َاتِÙŠ Ù„ِÙ„َّÙ‡ِ رَبِّ الْعَالَÙ…ِينَ، Ù„َا Ø´َرِيكَ Ù„َÙ‡ُ ÙˆَبِذَÙ„ِÙƒَ Ø£ُÙ…ِرْتُ ÙˆَØ£َÙ†َا Ù…ِÙ†َ الْÙ…ُسْÙ„ِÙ…ِينَ
· اللَّÙ‡ُÙ…َّ تَÙ‚َبَّÙ„ْ Ù…ِÙ†ّÙŠْ ÙˆَØ£َÙ‡ْÙ„ِÙŠْ بَÙŠْتِÙŠ
“Ya Allah, terimalah korban ini dariku dan dari ahli keluargaku”.
Cara pengagihan daging korban
1. Wajib sebahagian dari daging korban disedekahkan kepada fakir miskin, sunat dalam keadaan mentah.
2. Daging korban harus jika hendak disedekah kesemuanya kepada fakir miskin. Namun sunat orang yang melakukan korban menikmati sedikit darinya mengikut sunnah Nabi SAW dan mengambil berkat darinya.
3. Sunat daging korban diagihkan kepada tiga pihak; (1) Untuk dimakan diri dan ahli keluarga, (2) Disedekahkan kepada fakir miskin, (3) Dihadiahkan kepada rakan-rakan, jiran tetangga dan sebagainya sekalipun mereka kaya/berada.
4. Dilarang menjual apa-apa bahagian dari binatang korban. Ia menghilangkan pahala korban. Termasuk dilarang ialah memberi upah kepada tukang sembelih atau orang-orang kerja dengan daging korban. Jika diberikan atas nama hadiah atau sedekah seperti masyarakat yg lain diharuskan.
jk hendak beri sesuatu, spt baju dll, ambil dr kos, bukannya berikan upah melalui daging.
5. Sebahagian ulamak mengharuskan memberi daging korban kepada orang kafir zimmi. Sebahagian ulamak melarangnya.
6. Korban nazar dan korban wasiat untuk orang telah mati; wajib disedekahkan kesemua dagingnya kepada fakir miskin.
***وصلى الله على سيدنا محمد، والحمد لله رب العالمين***
Salam iduladha

Pendirian Presiden PAS didukung.

Parti Islam Se-Malaysia (PAS) Pusat
·
                                 Kenyataan Media Penerangan

1. Riuh rendah negara membincangkan situasi masa depan politik pembangkang apabila Yb Datuk Seri Tuan Guru Hj Abdul Hadi Presiden PAS menegaskan tiada Tahaaluf Siasi (kerjasama politik yang diikat denga terma syarat) bersama pengkhianat.
2. Penegasan Tuan Guru Presiden PAS berkait isu penyertaan PAS dalam Pakatan Rakyat 2.0 adalah didukung oleh seluruh saf kepimpinan PAS masa kini. Malah menyifatkannya sebagai keputusan yang tepat dan pintar.
3. Ianya didirikan diatas beberapa noktah :
i - PAS masih dalam Pakatan Rakyat. Ini semua orang tahu. Kita hanya terputus Tahaaluf dengan DAP tetapi tidak dengan Pakatan Rakyat yang masih mempunyai dua kompenan Tahaaluf iaitu PAS dan PKR.
ii - Justeru itu tidak berbangkit isu Pakatan Rakyat 2.0 sementara komitmen PAS masih dalam Pakatan Rakyat.
iii - Pakatan Rakyat 2.0 belum wujud malah usaha mewujudkannya juga masih kabur dan PAS tidak berminat mewujudkan versi 2.0 itu kerana Pakatan Rakyat versi asal masih utuh dan apa yang perlu ialah mengukuhkan versi asal dengan komitmen yang sudah jelas sebelum ini dan membuat penerokaan baru yang efektif kepada Pakatan Rakyat.
iv - Usaha mewujudkan Pakatan Rakyat 2.0 turut melibatkan DAP dan Parti Pekerja Malaysia (yang diberi nama Parti Amanah Negara).
v - Sedang PAS baru sahaja dikhianati oleh DAP yang menyerang PAS dari segenap sudut termasuk mensasarkan peribadi Presiden PAS. Malah serang saraf dan provokasi DAP terhadap PAS belum berakhir sehingga hari ini.
vi - PAS tidak boleh bertolak ansur dan tidak boleh mengiktiraf sikap dan tindakan bekas pimpinan dan ahli PAS yang menikam PAS dari belakang, kemudian bertindak keluar PAS lalu menubuhkan parti baru untuk berdepan dengan PAS pula dipentas politik tanahair.
v - PAS tidak mahu ia menjadi precedent case kepada umum. Khianat kemudian diterima sebagai kawan. Khianat kemudian diterima sebagai kawan. Khianat kemudian diterima sebagai kawan. Precedent sebegini akan merosakkan kesejahteraan iklim politik negara justeru ia mengheret negara menghalalkan sebuah pengkhianatan politik.
vi - Pengkhianat mesti dikekalkan rasa bersalahnya disepanjang zaman sehingga ia menyesal dan kembali bertaubat kepada Allah swt. Mengiktiraf pengkhianat akan menghilangkan rasa bersalah mereka yang terlibat. Ini sangat tidak baik untuk sebuah perjuangan rakyat apatah lagi perjuangan Islam.
vii - Penegasan begini bukan angkuh namanya. Bukan sombong dan ego. Sebaliknya ia adalah penegasan yang berpaksi kepada prinsip dan maruah perjuangan. Ia dibuat dengan segala kerendahan diri kepada Allah swt yang memerintahkan kita agar memelihara kemuliaan Islam dan perjuangannya.
viii - Sementelah kompenan Pakatan Rakyat 2.0 sendiri masih dalam keadaan keliru dan dilemma. Parti yang baru ditubuhkan itu (mengambil alih parti lama) masih belum jelas hala tuju dan tidak diketahui umum perlembagaan partinya, kecuali mereka bermaksud meneruskan dasar dan perlembagaan parti lama itu sendiri sebagai Parti Pekerja Malaysia yang berhaluan kiri.
ix - Usahkan perlembagaan, nama parti yang baru pun belum disahkan secara muktamad oleh pendaftar pertubuhan.
x - Lebih mengelirukan, Presiden parti baru itu sendiri jelas nyatakan sikapnya tidak perlukan PAS dan tidak yakin untuk bekerjasama dengan PAS dalam Pakatan Rakyat 2.0, Timbalan Presidennya pula berkata, marilah menyertai Pakatan Rakyat 2.0 dan Naib Presidennya pula berkata PAS adalah musuh politik no 1 mereka.
xi - Ertinya , sesama mereka terlebih dahulu kena duduk berbincang dan bermusyawarah untuk mencari kesepakatan sebelum mengundang PAS apatah lagi untuk menganggap PAS sombong dan angkuh.
4. Penegasan Yb. Tuan Guru Presiden PAS tidak mahu PAS menyertai Pakatan Rakyat 2.0 itu sangat tepat dan pintar. Bukan kerana menganggap hanya PAS yang hebat dan PAS lebih baik dari yang lain, tetapi kerana tidak mahu menjadikan PAS sebagai sebuah parti yang tidak baik dan terjerumus dalam satu situasi yang keliru dan terumbang ambing dalam percaturan politik semasa sedang PRU 14 semakin hampir.
5. PAS mempunyai pendekatan dan strategi tersendiri dalam menghadapi PRU 14 dan berusaha memenanginya. Masih banyak ruang ijtihad dan tindakan politik yang boleh dilaksana dan direncanakan sebagai persiapan PAS mendepani PRU 14 kelak. Ianya akan dihalusi, dicermati dan dimusyawarahkan sebaik mungkin. Insyaallah, PAS tidak perlu mengikut lagak orang lain untuk berjaya dan menang disamping PAS mengalu - alukan mana - mana pihak yang mahu bersahabat dan mendukung cita - cita perjuangan PAS untuk sama - sama menghayun tangan melangkah kaki menuju kejayaan dan kemenangan di dunia dan akhirat.
Beristiqamah Hingga Kemenangan
Sekian
Nasrudin Hassan
Ketua Penerangan PAS Pusat.


KITA KENA ADA DUA PERANCANGAN

Dalam satu usrah,naqib memberi tugasan untuk tiap ahli membentang perancangan berdasarkan hadis nabi . Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam telah bersabda:
“Umur-umur umatku antara 60 hingga 70 tahun, dan sedikit orang yg boleh melampui umur tersebut” (HR. Ibnu Majah: 4236, Syaikh Al Albani mengatakan: hasan shahih).
Tajuk ini jelas menunjukkan perancangan dari segi persiapan untuk mati,mengadap Allah.
Bila tiba pembentangan setiap orang,telah dijangka semua orang akan bercerita dia akan buat ibadat solat,puasa,baca quran,sedekah,zikir dll.Bila selesai semua orang menyatakan perancangan,naqib tidak komen sebaliknya bertanya apakah apa yg dirancang itu telah dibuat selama ini?Bila dia minta membaca quran tiap orang,ternyata ramai yg tersangkut, tergagap,teraba,bila ditanya solat sunat apa yg dah diamal berterusan,kebanyakan diam,bila ditanya puasa sunat yg mana yg mereka isqamah,juga diam,bila disuruh membanding berapa peratus dari pendapatan disedekah dan dibelanja ke jalan agama,mereka juga diam.Semakin banyak soalan yg ditanya,telah ada ahli usrah yg menitis airmata, terutama bila naqib meninggi suara"Nabi telah memberitahu usia kamu,tetapi kamu tetap bertangguh untuk beribadat."Titisan air mata jatuh ke buku catatan seorang rakan usrah disebelah saya.
Saya nak ajak pembaca semua merasai seperti berada dimajlis itu.Apakah jawapan kita,apakah persediaan kita.Tanyalah diri,jika kita merancang utk beribadat sekuatnya,apakah ilmu kita telah mencukupi.Kita tahu semua ibadat solat sunat,tahu hari dan bila puasa sunat, tahu baca quran dg fasih,tahu zikir dan kelebihannya dsbnya.
Jika jawapannya penuh madah berhelah,ambil daya usaha dari sekarang utk belajar,utk mula melaksanakan.
😢😢😢abdghaniharon😢😢😢
Saya ingin menambah,apa yg disebut diatas adalah ibadat khusus shj,sedangkan seluruh ini boleh dijadikan ibadat dg meletak niat setiap geraklaku,pekerjaan kerana Allah.Bersiap sedia untuk mati bukan bermakna duduk diatas sejadah shj, tetapi menjadikan hidup seluruhnya dlm ibadat.Hati sentiasa mendetik zikir,lidah boleh dibasahi hafalan surah,mulut menuturkan pesanan yg baik,kaki sentiasa dilangkah ke tempat ibadat,tangan sentiasa ringan untuk membantu,mata sentiasa ingin kembali melihat sejadah dan quran,telinga sentiasa ditadah mendengar ilmu dan pesanan yg baik.
Janji nabi tetap benar,jangan tunggu 60an,kerana bila tiba usia itu,tenaga sudah tidak sekuat sekarang,penyakit sudah berkeliling,mungkin sudah tiada kesempatan.Bersara lebih awal dari 60 adalah baik sebagai persediaan untuk mati.Kesatuan sekerja yg meminta dinaik umur bersara kpd 60 mungkin tidak pernah merujuk hadis ini,mereka hanya merancang untuk hidup,tetapi tidak merancang untuk mati. Seolah kita akan bekerja hingga sampai penghujung hidup.Mungkin dah tak sempat nak guna duit KWSP yg dirancang utk kegunaan bila tamat bekerja.Pada saya,bersara umur 60 ibarat berdiri ditebing jurang yg dalam.
Ayuh mulakan hari ini satu persediaan mengadap Allah, bukan kain kapan dan keranda kerana itu tanggungjawab yg hidup kpd yg mati.Bukan dimana kuburnya,berapa hari kenduri arwahnya.Tanyalah diri apakah kita telah menempah sebuah tempat disyurga.Kita kena ada dua perancangan, pertama untuk hidup,kedua untuk mati baru menepati pesanan nabi.abdghaniharon

Sumber FB

Sunday, September 20, 2015

Jutawan Speedmart99 Adalah Orang Kurang Upaya (OKU

 
Jutawan Speedmart99 Adalah Orang Kurang Upaya (OKU), Belajar Setakat Darjah Enam dan langsung tidak tahu bertutur english.
Kita mungkin sudah biasa melihat rangkaian mini market 99Speedmart yang papan tandanya berwarna hijau gelap dan oren itu.
Ramai mungkin tidak tahu siapakah pemilik rangkaian mini market itu. Untuk rekod, ia adalah milik seorang lelaki kurang upaya (OKU) bernama Lee Thiam Wah
Beliau memiliki lebih 200 buah cawangan 99Speedmart di seluruh Malaysia (2011).
Lee berkerusi roda semenjak kecil.
Sewaktu bayi, Lee lumpuh disebabkan polio dan hilang fungsi kakinya. Bapanya seorang buruh pembinaan dan ibunya seorang penjaja, mereka bekerja keras untuk menyara 11 anak.
Mereka cuma mampu menyediakan pendidikan peringkat sekolah rendah kepada Lee.
Untuk menghilangkan rasa sunyi, Lee belajar sendiri dengan membaca buku yang dipinjam dari jiran, dan menjual makanan ringan serta snek ditepi jalan.
” Saya perlu menolong diri sendiri. Tiada siapa yang hendak menggaji saya yang mempunyai fizikal yang terhad ini..”
Lee memiliki simpanan RM5,000 ketika 23 tahun, cukup untuk memulakan kedai runcit
Dari situ beliau mula belajar tentang perniagaan runcit.
Lee menceritakan - ‘saya belajar apa pelanggan mahu, saya kenal siapa pembekal dan harga mereka. Dan saya kaji pesaing saya dengan cermat..’
Beliau telah berjaya menubuhkan 8 pasar mini di sekitar bandar Klang, Selangor pada hujung tahun 1990an walaupun kegawatan ekonomi berlaku pada masa itu.
Kejayaan ini adalah sumber keyakinan kepadanLee dalam perkembangan perniagaan kedai serbaneka yang mempunyai potensi tinggi.
Pada Ogos 1992, pasar raya 99 yang pertama telah dibuka.
Sejak tahun 1995, 7 buah lagi pasar raya yang menggunakan sistem kawalan stok dan inventori yang terkini telah dibuka di beberapa kawasan di Klang.
Perniagaan kesemua pasar raya ini berkembang dengan kadar 8 peratus setahun.
Pada masa perniagaannya berkembang, beliau telah memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman dalam bidang perniagaan barangan serbaneka.
Beliau mempunyai kepekaan yang tinggi terhadap setiap perkara yang melibatkan perniagaan ini seperti layanan pelanggan, pemilihan tempat perniagaan, kebersihan tempat perniagaan, pentadbiran perniagaan, penjualan dan promosi.
Ini menghasilkan rangkaian pasaraya berjenama tinggi yang dikenali oleh penduduk Klang.
Daripada pengalaman dan kejayaan Lee dalam perniagaan ini, beliau telah mengilhamkan satu konsep kedai serbaneka moden yang mempunyai segala kemudahan dan keperluan yang boleh dijalankan dengan satu kedai.
Justeru, 99 Speed Mart Sdn. Bhd. telah ditubuhkan untuk mengadakan francais kedai-kedai serbaneka di seluruh Malaysia.
Sembilan kedai-kedai serbaneka 99 Speed Mart Sdn. Bhd. telah wujud di sekitar Lembah Klang.
Konsep kedai serbaneka 99 Speedmart telah direka untuk menawarkan kepada pengguna cara membeli-belah dengan mudah, cepat dan selesa tanpa kesesakan orang ramai yang biasanya dapat dilihat di pasar raya atau pasar raya besar.
Ia juga menyediakan pelbagai jenis barangan dengan nilai yang terbaik untuk pengguna.
Slogan kedai serbaneka 99 Speedmart Begitu cepat, begitu mudah meliputi idea dan konsep kedai serbaneka 99 Speedmart iaitu Cepat dan Mudah.
Ini kerana pengguna boleh mendapatkan barangan yang diperlukan dengan cepat serta mudah dari segi masa, wang dan penginapan.
Bagi menguatkan ‘ikatan’ dengan pembekal, Lee akan menjelaskan bayaran dengan hanya beberapa minit sahaja dengan mereka setiap kali beliau memperoleh barangan yang dipesan.
Cara ini menyebabkan pembekal percaya kepada kejujuran Lee.
Di kala ramai OKU yang bergantung sepenuhnya pada bantuan kerajaan, Lee memecahkan tradisi ini.
Beliau pada awalnya terpaksa meminta bantuan adik beradiknya untuk menyusun barangan yang berat.
Keadaan beliau berkerusi roda tentunya menyebabkan pergerakannya terhad.
” Sudah tentu saya kena bekerja lebih kuat dari orang lain. Saya tidak boleh berbahasa Inggeris, berkerusi roda dan sekolah setakat darjah enam.
” Tapi bila berkerja keras, secara automatik boleh menambahkan rasa keyakinan diri dan ilmu pengertahuan,” kata Lee.
Beliau juga tidak menggunakan kecacatan dirinya bagi meminta diskaun dari pembekal.
Tiada keistimewaan khas, cuma bisnes dan berurusan seperti orang lain.
Oh! Media

Sumber FB