Sunday, August 12, 2012

Subhanallah, 7 keajaiban Islam

http://detikislam.blogspot.com,
Menara Pisa, Tembok Cina, Candi Borobudur, Taaj Mahal, Ka'bah, Menara Eiffel, dan Piramid di mesir, inilah semua keajaiban dunia yang kita kenal. Namun sebenarnya semua itu belum terlalu ajaib, kerana di sana masih ada tujuh keajaiban dunia yang lebih ajaib lagi. Mungkin sobat-sobat bertanya-tanya, keajaiban apakah itu?

Haiwan Berbicara di Akhir Zaman

Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul haiwan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang dinyatakan dalam Al-Qur'an, surah An-Naml ayat 82,

"Dan apabila perkataan Telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami".

Mufassir Negeri Syam, Abul Fida 'Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas, "Haiwan ini akan keluar di akhir zaman ketika rosaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka haiwan bumi. Konon khabarnya, dari Makkah, atau yang lain sebagaimana akan datang perinciannya. Haiwan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu ". [Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/49]

Haiwan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-bersabda,

"Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kamu akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, haiwan bumi, Ya'juj & Ma'juj, terbit matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia ". [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Daud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]

Pohon Kurma yang Menangis

Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah-Shollallahu 'alaihi wasallam-, mengapa sampai pokok ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu 'anhu-berkata,

"Jabir bin Abdillah-radhiyallahu 'anhu-berkata:" Adalah dahulu Rasulullah-Shollallahu' alaihi wasallam-berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah - shollallahu 'alaihi wasallam-turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut ". [HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]

Ibnu Umar-radhiyallahu 'anhu-berkata:
"Dulu Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang kurma itu pun merintih. Maka Nabi-Shollallahu 'alaihi wasallam-mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang kurma itu (untuk menenangkannya) ". [HR. Al-Bukhari dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]

Batu mengucap salam

Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya,

Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah-Shollallahu 'alaihi wasallam-bersabda, "Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang". [HR.Muslim dalam Shohih-nya (1782)] .

Pengaduan Seekor unta

Manusia adalah makhluk yang mempunyai perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan haiwan pun memilikinya. Oleh kerana itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada haiwan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah-Shollallahu 'alaihi wasallam-mengungkapkan perasaannya.

Abdullah bin Ja'far-radhiyallahu 'anhu-berkata, "Pada suatu hari Rasulullah-Shallallahu' alaihi wasallam-pernah supaya aku membonceng dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk ke dalam kebun laki-laki Ansar. Tiba tiba ada seekor unta. Tatkala Nabi-Shallallahu 'alaihi wasallam-melihatnya, maka unta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi-Shallallahu 'alaihi wasallam-mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke pundaknya dan tulang telinganya, maka tenanglah unta itu. Kemudian beliau bersabda, "Siapakah pemilik unta ini, unta ini milik siapa?" Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata, "unta itu milikku, wahai Rasulullah".

Maka Nabi-Shallallahu 'alaihi wasallam-bersabda:
"Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah, kerana ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahawa engkau telah membuatnya letih dan lapar". [HR. Abu Daud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya'la dalam Al-Musnad (3 / 8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dala'il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat Ash-Shahihah (20)]

Kesaksian Kambing Panggang

Kalau binatang yang masih hidup boleh berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadis berikut:

Abu Hurairah-radhiyallahu 'anhu-berkata:
"Rasulullah-Shollallahu 'alaihi wasallam-menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah-Shallallahu 'alaihi wa sallam-pun memakan sebahagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-bersabda, "Angkatlah tangan kalian, kerana kambing panggang ini mengkhabarkan kepadaku bahawa dia beracun". Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro 'bin Ma'rur Al-Anshoriy. Maka Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-menghantar (utusan membawa surat), "Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?" Wanita itu menjawab, "Jika engkau adalah seorang nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu ". Kemudian Rasulullah-Shallallahu 'alaihi wa sallam-memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau, "Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus ". [HR. Abu Daud dalam Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan Salman]

Batu yang Berbicara

Setelah kita mengetahui adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita fikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah-Shollallahu 'alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Kerana Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.

Rasulullah-Shallallahu 'alaihi wa sallam-bersabda:
"Kamu akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang di antara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, "Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia". [HR. Al-Bukhari dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya (2922)]

Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah-berkata, "Dalam hadis ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadis ini (menunjukkan) bahawa benda-benda itu berbicara secara hakikat ". [Lihat Fathul Bari (6/610)]

Semut Memberi Arahan

Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang haiwan-haiwan yang berbicara dengan haiwan yang lain. Semua itu hanyalah cerita rekaan belaka dan omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya haiwan yang berbicara kepada haiwan yang lain, bahkan memberi arahan, seperti seorang komander pasukan yang memberikan perintah. Haiwan yang memberi arahan tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur'an,

"Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata:" Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata ". Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tenteranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tenteranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa kerana (mendengar) kata-kata semut itu. dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang soleh ". (QS.An-Naml: 16-19).

Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan "Tujuh Keajaiban Dunia" yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi-Shallallahu 'alaihi wa sallam-sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh kerana itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah yang kukuh di hati kaum muslimin.
 
sumber harakahdaily

Myanmar Gives Green Light For Aid to Rohingya:OIC

Map of Myanmar (Burma)

THE Organization of Islamic Cooperation on Saturday announced it has received a green light from Myanmar to assist Muslim Rohingya displaced by sectarian violence.
It said Myanmar gave its agreement to the OIC following talks in Rangoon on Friday between a delegation from the pan-Islamic body and President Thein Sein on the "deplorable humanitarian situation in Rakhine state."
The delegation assured Thein Sein that Islamic humanitarian organizations were willing to provide aid to all residents of the strife-torn state.

Saudi King Abdullah decided Saturday to grant $50 million to the Rohingya, the country's news agency SPA reported, describing them as victims of "several rights violations, including ethnic cleansing, murder, rape and forced displacement."

Violence between Buddhists and Rohingya has left scores dead, with official figures showing that 80 people died from both sides in initial fighting in June.

The entire state has been under emergency rule since early June with a heavy army and police presence.

New York-based Human Rights Watch has accused Myanmar forces of opening fire on Rohingya, as well as committing rape and standing by as rival mobs attacked each other.

Decades of discrimination have left the Rohingya stateless, and they are viewed by the United Nations as one of the world's most persecuted minorities.

The bloodshed has cast a shadow over widely praised reforms by the president, including the release of hundreds of political prisoners and the election of opposition leader Aung San Suu Kyi to parliament.

Myanmar's government has rejected accusations of abuse by security forces in Rakhine, after the United Nations raised fears of a crackdown on Muslims.

In a rare conciliatory move over the issue, Thein Sein welcomed the OIC delegation's visit.

"The president said he hoped the OIC secretary could witness the reality (in Rakhine)," state mouthpiece New Light of Myanmar reported Friday, adding tens of thousands of displaced people from both sides were being given food and shelter.

OIC head Ekmeleddin Ihsanoglu had proposed sending a mission to probe "massacres... oppression and ethnic cleansing" of Rohingya in Rakhine.


- AFP
source themalaysiandigest

Saturday, August 11, 2012

Lailatul Qadar,mencari kemuliaan taqarrub




Nasrudin bin Hassan at-Tantawi,
Firman Allah SWT:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) ini pada malam Lailatul-Qadar. Dan apa jalannya Engkau dapat mengetahui apa Dia kebesaran malam Lailatul-Qadar itu? Malam Lailatul-Qadar lebih baik daripada seribu bulan.  Pada malam itu, turun malaikat dan Jibril Dengan izin Tuhan mereka, kerana membawa Segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun Yang berikut); Sejahteralah malam (yang berkat) itu hingga terbit fajar!” (Surah al Qadar . Ayat : 1 – 5)

Malam yang dikenali sebagai “Lailatul Qadar” adalah merupakan malam terbaik bahkan malam yang paling mulia disediakan oleh Allah ‘semalam dalam tempoh setahun’ .

Sabda Rasulullah SAW:

وَ مَنْ قَامَ لَيْلَةَ اْلقَدْرِ إِيْمَانًا وَ احْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ .


“Dan barangsiapa yang mendirikan (ibadah) pada malam lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan penghayatan (mengharapkan redha Allah) nescaya diampunkan baginya segala dosa-dosanya yang telah lalu.”

(Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Al-Imam an Nawawi rhm menyebut, “Lailatul Qadar adalah seafdhal-afdhal malam di dalam setahun. Barangsiapa yang mengadakan ibadah (qiamullail) pada malam Lailatul Qadar sekalipun ia tidak diberi taufiq untuk menyaksikan alamat-alamat Lailatul Qadar, nescaya ia dibalas dengan balasan yang tersebut.”

Rebutlah Peluang Taqarrub ini.

Setiap individu muslim yang menyertai Madrasah atau University of Ramadhan ini , sangat dituntut untuk mencari dan mendapatkan kelebihan Lailatul Qadar ini . Ia menjadi sunnah nabi kita Muhammad SAW dan juga menjadi amalan dan rebutan para salafussoleh untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah saw pernah bersabda:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يُجَاوِرُ فِي اْلعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ وَ يَقُوْلُ : تَحَرُّوْا لَيْلَةَ اْلقَدْرِ فِي اْلعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ .


“Daripada A’isyah RA berkata : Adalah Rasulullah SAW selalu beriktikaf pada sepuluh akhir Ramadhan dan Baginda SAW bersabda; Rebutlah bersungguh-sungguh peluang untuk mendapatkan Lailatul Qadar pada malam-malam sepuluh akhir Ramadhan.”

(Riwayat Imam Bukhari)

Rasulullah SAW melipat ganda amalan atau ibadah untuk menghampirkan diri kepada Allah SWT pada 10 malam akhir bulan Ramadhan. Hal ini dapat dilihat dalam satu hadis yang diriwayat dari A’isyah RA:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ اْلعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَ أَحْيَا لَيْلَهُ وَ أَيْقَظَ أَهْلَهُ .


“Dari A’isyah RA berkata: adalah Nabi SAW apabila memasuki 10 akhir Ramadhan, Baginda bersungguh-sungguh mengerjakan ibadah dan menghidupkan malamnya dan menggerakkan anak isterinya (agar bangun beribadah)”.

(Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Taqarrub sebagai Jambatan Nusrah

Golongan yang hampir dan dikasihi Allah SWT sepantasnya layak menerima pertolongan dan kemenangan dalam perjuangannya untuk menegakkan agama Allah di atas muka bumi ini. Tentunya kita sangat memerlukan pertolongan dan kemenangan tersebut kala dunia kini gersang dari rahmat Ilahi.

Tidak mudah untuk merentasi medan yang penuh cabaran dan rintangan ini melainkan pejuang yang diperkayakan dengan taufiq dan nusrah Ilahi , namun untuk mendapatkan taufiq dan nusrah malah anugerah syurga itu pula hanya terbuka kepada mereka yang hampirkan diri kepada Allah SWT .

“Dan (puak yang ketiga pula ialah) orang-orang Yang telah mendahului (dalam mengerjakan kebaikan di dunia), - Yang akan mendahului (mencapai balasan yang sebaik-baiknya di akhirat kelak) Mereka itulah orang-orang Yang dihampirkan (di sisi Allah) , (tinggal menetap) di dalam syurga-syurga yang penuh nikmat.” (Surah al-Waaqia’h : Ayat : 10 – 12)

sumber harakahdaily

Normal 0 false false false EN-MY X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4
Lailatul Qadar, mencari kemuliaan taqarrub
Nasrudin bin Hassan at-Tantawi
Firman Allah SWT:

“Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Al-Quran) ini pada malam Lailatul-Qadar. Dan apa jalannya Engkau dapat mengetahui apa Dia kebesaran malam Lailatul-Qadar itu? Malam Lailatul-Qadar lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu, turun malaikat dan Jibril Dengan izin Tuhan mereka, kerana membawa Segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun Yang berikut); Sejahteralah malam (yang berkat) itu hingga terbit fajar!” (Surah al Qadar . Ayat : 1 – 5)

Malam yang dikenali sebagai “Lailatul Qadar” adalah merupakan malam terbaik bahkan malam yang paling mulia disediakan oleh Allah ‘semalam dalam tempoh setahun’ .

Sabda Rasulullah saw:

وَ مَنْ قَامَ لَيْلَةَ اْلقَدْرِ إِيْمَانًا وَ احْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ .

“Dan barangsiapa yang mendirikan (ibadah) pada malam lailatul Qadar dengan penuh keimanan dan penghayatan (mengharapkan redha Allah) nescaya diampunkan baginya segala dosa-dosanya yang telah lalu.”

(Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Al-Imam an Nawawi rhm menyebut, “ Lailatul Qadar adalah seafdhal-afdhal malam di dalam setahun. Barangsiapa yang mengadakan ibadah (qiamullail) pada malam Lailatul Qadar sekalipun ia tidak diberi taufiq untuk menyaksikan alamat-alamat Lailatul Qadar, nescaya ia dibalas dengan balasan yang tersebut.”

Rebutlah Peluang Taqarrub ini.

Setiap individu muslim yang menyertai Madrasah atau University of Ramadhan ini , sangat dituntut untuk mencari dan mendapatkan kelebihan Lailatul Qadar ini . Ia menjadi sunnah nabi kita Muhammad SAW dan juga menjadi amalan dan rebutan para salafussoleh untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Rasulullah saw pernah bersabda:

عَنْ عَائِشَةَ رَضِىَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ : كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ سَلَّمَ يُجَاوِرُ فِي اْلعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ وَ يَقُوْلُ : تَحَرُّوْا لَيْلَةَ اْلقَدْرِ فِي اْلعَشْرِ اْلأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ .

“ Daripada A’isyah RA berkata : Adalah Rasulullah SAW selalu beriktikaf pada sepuluh akhir Ramadhan dan Baginda SAW bersabda; Rebutlah bersungguh-sungguh peluang untuk mendapatkan Lailatul Qadar pada malam-malam sepuluh akhir Ramadhan .”

(Riwayat Imam Bukhari)

Rasulullah SAW melipat ganda amalan atau ibadah untuk menghampirkan diri kepada Allah SWT pada 10 malam akhir bulan Ramadhan. Hal ini dapat dilihat dalam satu hadis yang diriwayat dari A’isyah RA:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ : كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا دَخَلَ اْلعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ وَ أَحْيَا لَيْلَهُ وَ أَيْقَظَ أَهْلَهُ .

“Dari A’isyah RA berkata: adalah Nabi SAW apabila memasuki 10 akhir Ramadhan, Baginda bersungguh-sungguh mengerjakan ibadah dan menghidupkan malamnya dan menggerakkan anak isterinya (agar bangun beribadah)”.

(Riwayat Imam Bukhari dan Imam Muslim)

Taqarrub sebagai Jambatan Nusrah

Golongan yang hampir dan dikasihi Allah SWT sepantasnya layak menerima pertolongan dan kemenangan dalam perjuangannya untuk menegakkan agama Allah di atas muka bumi ini. Tentunya kita sangat memerlukan pertolongan dan kemenangan tersebut kala dunia kini gersang dari rahmat Ilahi.

Tidak mudah untuk merentasi medan yang penuh cabaran dan rintangan ini melainkan pejuang yang diperkayakan dengan taufiq dan nusrah Ilahi , namun untuk mendapatkan taufiq dan nusrah malah anugerah syurga itu pula hanya terbuka kepada mereka yang hampirkan diri kepada Allah SWT .

“Dan (puak yang ketiga pula ialah) orang-orang Yang telah mendahului (dalam mengerjakan kebaikan di dunia), - Yang akan mendahului (mencapai balasan yang sebaik-baiknya di akhirat kelak) Mereka itulah orang-orang Yang dihampirkan (di sisi Allah) , (tinggal menetap) di dalam syurga-syurga yang penuh nikmat.”

(Surah al-Waaqia’h : Ayat : 10 – 12)

KE MANA PARTI RAKYAT MALAYSIA MENGHILANG?



PRM adalah satu2nya parti politik berhaluan kiri yang di tubuhkan sebelum merdeka yang masih wujud sehingga kini. PRM yang telah di asaskan oleh Presiden pertamanya Ahmad Boestamam adalah kesinambungan daripada Kesatuan Melayu Muda(KMM) yang di tubuhkan pada tahun 1937 dan apabila ianya di haramkan oleh pemerintah Jepun maka aktivis2nya telah menubuhkan Parti Kebangsaan Melayu Malaya(PKMM) pada tahun 1945 sebagai sebuah wadah untuk menuntut kemerdekaan.

Pada tahun 1946 PKMM telah mewujudkan cabang pemudanya yang di berinama Angkatan Pemuda Insaf(API) yang di ketuai oleh Ahmad Boestamam di samping cabang wanitanya yang di beri nama Angkatan Wanita Sedar (Awas) yang telah di pimpin oleh Shamsiah Fakeh. Namun begitu pihak British telah melihat parti2 ini mendatangkan bahaya kepada kelansungan pemerintahan mereka lalu telah mengistiharkan darurat dan parti2 politik ini telah di haramkan.

Ramai aktivis parti parti dan pertubuhan pro kemerdekaan telah di tahan di bawah undang2 darurat. Antara yang di tahan ialah Ahmad Boestamam iaitu ketua API

Perintah darurat telah mengakibatkan segala aktiviti menuntut kemerdekaan hampir lumpuh. Maka dengan itu beberapa aktivis yang tidak dapat di tahan oleh pihak British telah mengambil keputusan untuk masuk ke hutan dengan memulakan perang gerila menentang British. 

Dr Burhanudin pula telah berjaya meloloskan diri ke Singapura dan terselamat daripada tangkapan kerana pada waktu itu Singapura masih belum di laksanakan perintah darurat.

Selepas di bebaskan Ahmad Boestamam telah menubuhkan PARTI RAKYAT iaitu pada 11 November 1955. Parti ini kemudiannya telah bergabung dengan Parti Buruh dengan membentuk Barisan Sosialis dan telah berjaya memenagi 8 kerusi Parlimen pada PRU 1959. Barisan Sosialis juga telah berjaya menguasai banyak kerusi-kerusi Majlis Kerajaan Tempatan memaluli pilihan raya kerajaan tempatan.

Namun begitu Barisan Sosialis akhirnya terpaksa di bubarkan dan Parti Rakyat kembali bergerak secara solo sebagai antara parti pembangkang utama negara pada ketika itu. Pada tahun 1970 parti ini telah di tukarkan namanya kepada PARTI SOSIALIS RAKYATMALAYSIA(PSRM) yang telah di pimpin oleh Kassim Ahmad

Pihak kerajaan telah mengambil kesempatan daripada pertukaran namaParti Rakyat kepada Parti Sosialis untuk mebuat propaganda bahawa PSRM adalah sebuah parti komunis untuk menjauhkan sokongan rakyat kepada parti ini. Ramai pemimpin parti ini telah di tahan di bawah undang-undang ISA. 

Bermula daripada itu bermulalah zaman kegelapan PSRM dan parti itu telah gagal untuk mendapatkan kerusi untuk setiap kali Pilihanraya. 

Setelah parti itu di pimpin oleh Kampo Radjo sekali lagi parti itu telah membuat perubahan kepada nama parti dengan mengugurkan perkataan Sosialis dan hanya menjadikan parti itu sebagai Parti Rakyat Malaysia(PRM).

Namun begitu di era kepimpinan Dr SyedHusin Ali congress parti pada tahun 2003 telah mengambil keputusan untuk membubarkan PRM dan ahli parti itu menyertai Parti keADILan Nasional (keADILan) yang kemudiannya telah bertukar kepada Parti Keadilan Rakyat(PKR) setelah bergabung dengan ahli PRMSyed Husin Ali telah di lantik menjaditimbalan Presiden parti itu. 

Walaupun mendapat sokongan majority daripada perwakilan parti di atas usul untuk bergabung dengan keADILan namun beberapa ahli jawatankuasa tertinggi parti itu membantah dan kemudiannya telah menghidupkan semula parti itu di bawah kempimpinan Hasan Karim.
Walaupun begitu parti ini telah di lihat tidak lagi mampu untuk bangun semula seperti awal kebangkitannya. Mungkin melihat kepada itu Hasaan Karim telah mengusulkan agar parti itu menjadi satu kompenan parti Pakatan Rakyat

Hasratnya itu telah di tentang oleh majority ahli parti kerana sejarah ahli PRM yang memasuki PKR telah membuktikan bahawa mereka sebenarnya terpinggir di dalam PKR. Mungkin nama-nama ahli PRM yang memasuki PKR hanyalah tinggal seperti Dr Syed Hussin Ali dan Latefa Koya sahaja

Hala tuju dan ideology perjuangan Pakatan Rakyat yang tidak jelas dan bertentangan dengan prinsip perjuangan PRM juga adalah salah satu sebab mereka menolak untuk bersama dengan pakatan Rakyat. 


Sebenarnya PRM memerlukan satu suntikan kekuatan untuk kembali menjadi parti yang berada di persada politik tanah air. 

Hanya gah pada nama tidak akan membuat parti itu untuk di terima rakyat di mana rakyat pada hari ini lebih cenderong untuk memilih antara BN dan PR. 

PRMsepatutnya menjadikan Parti Sosialis Malaysia(PSM) sebagai satu paradigma kepada mereka di dalam membangunkan semula parti yang di warisi Boestamam itu. 

PSM yang bangun dengan kekuatan akar umbi juga tidak bersama dengan Pakatan Rakyat namun kehadiran parti itu telah menjadi satu alternative kepada rakyat yang mula melihat kecelaruan parti2 politik yang ada pada hari ini sama ada di pihak BN ataupun PR.

Kini telah tiba masanya untuk pemimpin PRM memikirkan sama ada mahu terus untuk menjadi parti kelansungan sejarah parti politik Malaysia dengan berbangga dengan asal usul parti itu ataupun memilih untuk bangun semula menjadi parti politik marhaen seperti satu ketika dahulu. Namun begitu apakah PRM mampu untuk bangkit semula kerana jika dii lihat akar umbi parti ini hanyalah tinggal mereka2 di kalangan veteran parti. 

PRM sudah tidak lagi kedepan dalam menagani isu-isu masyarakat marhaen. Generasi muda kini sudah tidak lagi mengenail PRM. Lambang Seladanyang menjadi kebangaan aktivis parti suatu ketika dahulu kini sekadar menjadi perhiasan di rumah mereka. (mungkin juga sebagai lambang Restoran Kepala Ikan Garry iaitu pengerusi PRM P.Pinang). 

Untuk menyertai pilihan raya PRM sudah pasti tidak akan di beri ruang sama sekali oleh PR yang sudah sedia ada kerusi yang mereka miliki sama ada kerusi yang mereka menang atau mereka kalah di dalam PRU yang lalu. 

Jika PRM mahu juga menyertai pilihan raya maka sudah pasti pati ini akan menghadapi pertandingan 3 penjuru. Di saat rakyat hanya mahu memilih antara BN dan PR apakah mereka sedia memilih logo parti berlambangkan Seladang yang tidak mereka kenali untuk mereka undi? Begitu juga dengan pimpinannya yang tidak lagi di kenali seperti Syed Husin Ali, Kassim Ahmad dan Kamarulzaman Teh iaitu seorang tokoh pejuang kemerdekaan dari Pahang.



Oleh itu jika pemimpun PRM merasakan mereka adalah pejuang rakyat yang berprinsip dan sama sekali tidak akan mengadai perjuangan maka mereka sepatutnya melepaskan ego mereka untuk terus mempertahankan parti yang mereka sendiri sedar bahawa parti mereka adalah parti yang “Hidup segan mati tak mahu”. Mungkin istihad mereka untuk bergabung dengan PKR adalah satu kesilapan tetapi tidak mustahil jika kali ini mereka memilih parti yang benar-benar menjiwa perjuangan rakyat sebagaimana PRM suatu ketika dahulu. 

Ini adalah lebih baik daripda menyertai parti-parti di dalam Pakatan rakyat yang di lihat kini penuh dengan permainan politik. Parti yang di maksudkan itu adalah Parti Sosialis Malaysia yang kinisebuah parti marhaen yang di pimpin oleh aktivis2 sentiasa hidup dengan penderitaan rakyat. 

Apatah lagi pengerusi parti ini sendiri adalah salah seorang daripada pimpinan PSRM pada suatu ketika dulu yang telah di uji ketahanan prinsip perjuangannya. Jikalah benar pimpinan PRM sekarang tidak pernah memikirkan jawatan dan kepentingan maka sudah sepatutnya mereka memikirkan agar PRM di semadikan dan mereka teruskan amanah perjuangan Boestamam dengan memilih PSM sebagai satu wadah perjuangan yang baru.


ABU NAWAS 
sumber wasiatpejuang.blogspot

Friday, August 10, 2012

Turkish FM meets Burmese junta leader

Today's Zaman, 10 August 2012
YANGON, Aug 10: A Turkish delegation led by Foreign Minister Ahmet Davutoğlu, and which includes Prime Minister Recep Tayyip Erdoğan's spouse and daughter, arrived in Myanmar early on Thursday in a bid to both “boost bilateral relations” and “bring international attention to the plight of suffering Rohingya Muslims.”

Turkish Foreign Minister Ahmet Davutoğlu, accompanied by a Turkish delegation, paid a visit to Myanmar in a bid to both “boost bilateral relations” and “bring international attention to the plight of suffering Rohingya Muslims.”

Davutoğlu (right) with the Myanmar President Thein Sein, Aug 9

The delegation includes Prime Minister Recep Tayyip Erdoğan's spouse and daughter, Davutoğlu's spouse, several deputies, bureaucrats, representatives of charities and journalists.

Davutoğlu was received by Myanmar's President Thein Sein, who expressed his pleasure about the fact that Turkey opened an embassy in his country, on Thursday. Sein stated that Myanmar would also open an embassy in Turkey as soon as possible, adding relations between the two countries would be developed by this move. Turkey opened an embassy in Myanmar in March 2012.

On the same day, Davutoğlu also met with his counterpart in Myanmar, Wunna Maung Lwin in Myanmar's capital Naypyidaw. Davutoğlu said that Turkey and Myanmar were the two big states of Asia, adding that his visit had been the first high-level one from Turkey to Myanmar. Davutoğlu's meetings with both Sein and Lwin were closed to the press corps. Davutoğlu is also scheduled to meet with Myanmar opposition leader Aung San Suu Kyi.

Davutoğlu stated that they arrived in Myanmar to establish bilateral relations and reach Arakan, the location of the recently escalating violence against Rohingya Muslims by extremist Buddhists. “We would like to carry on with both of our aims,” said Davutoğlu.

He said that the Myanmar government's decision to grant their visit reflects Turkey's influence in the international field. “Myanmar did not do the same for any other countries. Our ambassador worked hard,” said Davutoğlu.

Davutoğlu stated that the government in Myanmar was only allowing United Nations (UN) and their members of staff to get into the Arakan region.

Sein declared a state of emergency in Arakan province following clashes between Buddhists and Muslims and deployed troops to restore stability.

Replying to questions of journalists on his flight to Myanmar, Davutoğlu stated that this was the first high-level visit between Turkey and Myanmar. He added that they could see Myanmar's government opening up to the world step by step.

Davutoğlu also restated that he had given two instructions to the ambassador who was appointed to Myanmar, adding first one was to find the graveyards of the 1,500 Turkish soldiers who were taken to Myanmar from Çanakkale and Egypt during WWI and were killed there. “I am following very closely the graveyard issue. We are greatly indebted to those soldiers,” said Davutoğlu, adding he has written a letter to Lwin regarding the martyrs' cemeteries.

Davutoğlu added that the second instruction was to make contact with the Muslims in Arakan. He added that the problems in Arakan have gone on for decades and said that the aid they brought will be primarily taken to Muslims in Arakan then taken to Buddhist camps too. “At the moment our first aim is to set up good relationships with the government in Myanmar, then distribute humanitarian aid."

Davutoğlu stated that what the Western world can do about the Rohingya Muslims is limited and said that they will ask Indonesia to cooperate with Turkey regarding the Rohingya Muslims under the Organization of Islamic Cooperation (OIC).

The Turkish foreign minister underlined that Turkey is a member of the Association of Southeast Asian Nations (ASEAN), adding that Turkey's aid to Arakan will increase its visibility in ASEAN and around the globe.

Meanwhile, the Turkish Prime Ministry's Disaster and Emergency Management Directorate (AFAD) has stated that so far they have collected TL 2.1 million in their aid campaign for Muslims in Myanmar, who are facing violence and discrimination. AFAD thanked the Turkish citizens who have supported the Muslims suffering from civil war, ethnical massacre and poverty in the Arakan region of Myanmar.

source harakahdaily

Monday, August 6, 2012

Top 10 Places in Malaysia

  
Must Visit Heritage Streets:
Heeren Street & Jonker Street
Malacca
Jonker Street & SurroundingsJonker Street & Surroundings Heeren Street which is also known as the ‘First Class Gentlemen Street’ or the ‘Millionaires Row’, is a road with double storey houses similar to that of the modern terrace houses, but much longer. The houses portray a rich and detailed mix of Chinese, European and Peranakan architecture. Till today, the Peranakans (Baba Nyonyas) do live in them, making this a living heritage, though there are also some being turned into galleries, cafes, hotels and eateries.
On the parallel street is Jonker Street, also known as the ‘Second Class Gentleman Street’. More commercial, this street used to house mainly traders and merchants. On weekends, thenight bazaar of Jonker Walk comes alive. Malacca’s artists come out in full force selling their art paintings and handicrafts beside other Nyonya related food items like the popular pineapple tarts and Nyonya kuihs.
 
 
 
 

Must Visit Heritage Building:
Khoo Kongsi
Georgetown, Penang
Khoo KongsiKhoo KongsiKhoo Kongsi, reputedly known as ‘The Heritage Jewel of Penang’. The grand architecture is said to resemble that of the Emperor’s palace in China. Myth explained that this was the reason that the clan house was burnt down only 29 nights after its completion as a wrath from the Gods.
Khoo Kongsi in Hollywood
Khoo Kongsi was used in the filming of Anna & The King featuring Jodie Foster and Chow Yuen Fatt. Apparently, Jodie Foster was really impressed with the place and left good remarks in the visitors’ book!

 
 
 
 
 
 

Must Visit Modern Structure:
Petronas Twin Towers
Kuala Lumpur
KLCCKLCC Visiting Malaysia is never complete, if one never visits this twin towers…. and that include Malaysians, be it from KL or any other parts of the country. The 88-storey Petronas Twin Towers is one of the world’s tallest buildings in the world, soaring to a height of 452 metres above the city skyline. Designed by Cesar Pelli in 1997 and mostly constructed with steel and glass, the towers were the world’s tallest when completed.
Loved By The Cameras
The twin towers is a common feature in the skyline of the city and can be seen in many magazines and books on the country. It is also shown in movies and TV productions, most notably the film Entrapment starring Sean Connery and Catherine Zeta Jones.

















 
 

 

Must Visit Mosque:
Tengku Tengah Zaharah Mosque
Teluk Ibai, Terengganu
Tengku Zaharah MosqueTengku Zaharah MosqueMiraculously seen as floating on the water and hence the nickname The Floating Mosque of the East. The distinctive design of the mosque on a floating platform and its beautiful location on a lagoon by the mouth of Sungai Ibai creates the enchantingly floating impression to viewers.















 

Must Visit Cultural Site:
Sarawak Cultural Village
Santubong, Sarawak
Sarawak Cultural VillageSarawak Cultural Village The Sarawak Cultural Village is the award winning living museum that showcases the heritage of the major racial groups in Sarawak. The concept is to build up a condensation of Sarawak’s ethnic diversity in the 17 acres village. Visitors get the chance to personally experience the different lifestyles of seven tribes at the distinct longhouses models. Its multi-ethnic cultural performance at the mini theatre is another fun event not to be missed that portrays the distinct cultures of the many ethnic groups.





 
 
 
 

Must Visit Cave:
Batu Caves
Selangor
Batu CavesBatu CavesThe Batu Caves is believed as a 400 million years old limestone hill over the length of 400 meters and a height of 120 meters, which has a series of caves and cave temples.
In the pristine state before 1860, some of the cave mouths were used by the indigenous Besisi people as transit shelters. Today, this is the most popular destination during annual Thaipusam festival in Malaysia when more than 1.5 million pilgrims escorted the statue of Lord Muruga to Batu Caves.
 
 
 
 
 
 

Must Visit Beach:
Cherating Beach
Pahang
Cherating BeachCherating Beach Cherating Beach is a stretch of almost 10 kilometers of beach from the south of Kuantan in Pahang right up to the town of Chukai in Terengganu. With its sloping white sandy beaches and soothing sea breeze, it is an internationally acclaimed spot for surfers particularly in November and December.
Cherating has the perfect combination of great surf, extreme sea activities such as Jet Ski, nice chalets, fine dining and exciting nightlife. For a more thorough experience, visitors can sign up for the river cruise that sails around the coast and explore the nearby forests.
 
 
 
 
 
 

Must Visit Island:
Sipadan Island,
Sabah
 
Sipadan IslandSipadan Island Surrounded by crystal clear waters, Sipadan Island is voted as one of the best diving sites with its large numbers of greenback and hawksbill turtles which gather here to mate and nest. Another focus of the divers are to look out for the tornado-like formations of barracudas, big-eye trevallies, mantas, eagle rays, scalloped hammerhead sharks and whale sharks. Even better, various dive sties are assured with garden eels, leaf scorpion fishes, mantis shrimps, fire graces and various pipe fishes. Sipadan is now one of the nominees for the New 7 Wonders Of Nature.
 
 
 
 



 

Must Visit National Park:
Gunung Mulu National Park
Miri, Sarawak
 
Mulu National ParkMulu National Park The Gunung Mulu National Park has been inscribed as a World Heritage Site in the year 2000. It is famous for its incredible caves and chambers and karsts formations. Researchers often come to the park to study the best example of tropical limestone weathering (karsts) in the world including enormous razor-sharp pinnacles, deep-cut canyons, and grand caverns that are home to millions of bats and cave swiftlets.










 
 

Must Visit Highland:
Kota Kinabalu National Park & Mount Kinabalu
Sabah
 
Mountain KinabaluMountain Kinabalu Kota Kinabalu National Park is Malaysia’s first World Heritage. Designated by UNESCO in December 2000 for its ‘outstanding universal values’, the park covers an area of 754 square kilometers and surrounds the majestic Mount Kota Kinabalu, the tallest mountain in Malaysia (and fourth tallest in Southeast Asia). The hiking of Mount Kota Kinabalu up to the Low’s Peak ‘summit’ at 4100 meters is the goal of many trekkers. If climbers wish to go further up, the climb is on bare granite rock. The Rafflesia plant, which has the largest single flower in the world, is also found in the Kota Kinabalu National Park.
 
 
 
 
 
 
 
-Taken from Themalaysiapage.com
                      themalaysiandigest

Nuzul Al-Quran


Hari ini 6 Ogos bersamaan dengan 17 Ramadhan adalah salah satu hari yang berlaku peristiwa penting dalam Islam. Peristiwa nuzul al-Quran menjadi satu rakaman sejarah dalam kehidupan Nabi Muhammad SAW hingga seterusnya berperingkat-peringkat menjadi lengkap sebagaimana kitab al-Quran yang ada pada kita hari ini.

al-Quran
Add caption
Peristiwa Nuzul al-Quran berlaku pada malam Jumaat, 17 Ramadhan, tahun ke 41 daripada keputeraan Nabi Muhammad SAW. Perkataan ‘Nuzul’ bererti turun atau berpindah dari atas ke bawah. Bila disebut bahawa al-Quran adalah mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW maka ianya memberi makna terlalu besar kepada umat Islam terutamanya yang serius memikirkan rahsia al-Quran.

‘Al-Quran’ bererti bacaan atau himpunan. Di dalamnya terhimpun ayat yang menjelaskan pelbagai perkara meliputi soal tauhid, ibadat, jinayat, muamalat, sains, teknologi dan sebagainya. Kalimah al-Quran, sering dicantumkan dengan rangkai kata ‘al-Quran mukjizat akhir zaman’ atau ‘al-Quran yang mempunyai mukjizat’. Malah inilah sebenarnya kelebihan al-Quran tidak ada satu perkara pun yang dicuaikan atau tertinggal di dalam al-Quran. Dengan lain perkataan segalanya terdapat di dalam al-Quran.

Firman Allah:

Dan tidak seekor pun binatang yang melata di bumi, dan tidak seekor pun burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan mereka umat-umat seperti kamu. Tiada Kami tinggalkan sesuatu pun di dalam kitab Al-Quran ini; kemudian mereka semuanya akan dihimpunkan kepada Tuhan mereka (untuk dihisab dan menerima balasan).
(Al-An’am:38)

Al-Quran adalah hidayah, rahmat, syifa, nur, furqan dan pemberi penjelasan bagi manusia. Segala isi kandungan al-Quran itu benar. Al-Quran juga dikenali sebagai Al-Nur bererti cahaya yang menerangi, al-Furqan bererti yang dapat membezakan di antara yang hak dan batil dan al-Zikr pula bermaksud yang memberi peringatan.

Dalam sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW ayat al-Quran yang mula-mula diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan malaikat Jibrail ialah lima ayat pertama daripada surah Al-‘Alaq. maksudnya:

Bacalah (wahai Muhammad) dengan nama Tuhan mu yang menciptakan (sekalian makhluk), Ia menciptakan manusia dari sebuku darah beku; Bacalah, dan Tuhan mu Yang Maha Pemurah, -Yang mengajar manusia melalui pena dan tulisan, -Ia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya.
(Al-‘Alaq:1-5)

Ditulis oleh Dr Samsu Adabi Mamat, Jabatan Pengajian Arab dan Tamadun Islam, Universiti Kebangsaan Malaysia.

Sumber: Jakim
               blog azhad.com